Panel Surya Monocrystalline vs Polycrystalline

Ada 2 jenis panel surya yang umum digunakan yaitu jenis monocrystalline dan jenis polycrystalline. Masing-masing jenis panel surya tersebut memiliki beberapa perbedaan yang memungkinkan Anda dapat mempertimbangkannya sebelum memutuskan untuk melakukan pemasangan.

  1. Komposisi
    Sel panel surya Monocrystalline memiliki jenis sel surya yang terbuat dari silikon tunggal (mono). Sedangkan Polycrystalline terbuat dari campuran jenis-jenis silikon.
  2. Efisiensi
    Ketahanan suhu panel surya jenis Monocrystalline lebih efisien digunakan pada suhu tinggi. Sebaliknya, panel jenis Polycrystalline tidak efisien bila digunakan pada suhu terlalu tinggi.
  3. Prosentase Efisiensi
    Untuk efisiensi panel surya jenis Monocrystalline memiliki tingkat efisiensi 15-22%. Sedangkan panel surya jenis Polycrystalline 13-18%.
  4. Rentang Area
    Panel surya jenis Monocrystalline membutuhkan area pada rentang 6-9 m2 per kWp. Sedangkan panel surya jenis Polycrystalline membutuhkan area rentang antara 8-9 m2 per kWp.
  5. Estetika
    Pada segi estetika, panel surya jenis Monocrystalline berwarna kehitaman. Sedangkan panel surya jenis Polycrystalline berwarna kebiruan.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *