Ada 2 jenis panel surya yang umum digunakan yaitu jenis monocrystalline dan jenis polycrystalline. Masing-masing jenis panel surya tersebut memiliki beberapa perbedaan yang memungkinkan Anda dapat mempertimbangkannya sebelum memutuskan untuk melakukan pemasangan.
- Komposisi
Sel panel surya Monocrystalline memiliki jenis sel surya yang terbuat dari silikon tunggal (mono). Sedangkan Polycrystalline terbuat dari campuran jenis-jenis silikon. - Efisiensi
Ketahanan suhu panel surya jenis Monocrystalline lebih efisien digunakan pada suhu tinggi. Sebaliknya, panel jenis Polycrystalline tidak efisien bila digunakan pada suhu terlalu tinggi. - Prosentase Efisiensi
Untuk efisiensi panel surya jenis Monocrystalline memiliki tingkat efisiensi 15-22%. Sedangkan panel surya jenis Polycrystalline 13-18%. - Rentang Area
Panel surya jenis Monocrystalline membutuhkan area pada rentang 6-9 m2 per kWp. Sedangkan panel surya jenis Polycrystalline membutuhkan area rentang antara 8-9 m2 per kWp. - Estetika
Pada segi estetika, panel surya jenis Monocrystalline berwarna kehitaman. Sedangkan panel surya jenis Polycrystalline berwarna kebiruan.